Minggu, 17 Mei 2020

3 FILM ACTION INDONESIA TERBAIK 2019

Halo teman-teman, apa kabar nih? semoga baik-baik aja yaa.
Dipostingan kali ini, letteriyan mau sharing ke kalian semua 3 Film Action Indonesia Terbaik 2019.
Dan ini pastinya pendapat dan opini dari letteriyan sendiri yaaa.
Tidak usah berlama-lama lagi, langsung aja. Check It Out!

1. Gundala

Dalam versi komiknya, sosok di balik Gundala yaitu Sancaka, seorang peneliti jenius yang mencari serum anti petir. Sancaka yang ambisius larut dalam segala bentuk eksperimen. Kesibukan itu membuatnya lupa akan ulang tahun kekasihnya, Minarti. Hal itu pula yang membuat hubungan keduanya berakhir. Setelah patah hati, Sancaka berlari ke tengah hujan dan nahasnya ia disambar petir. Sambaran petir itu membuatnya koma. Dalam keadaan koma, dia ditarik oleh suatu kekuatan dari planet lain dan diangkat anak oleh Penguasa Kerajaan Petir, Kaisar Kronz, sekaligus diberkahi dengan kekuatan super yaitu bisa memancarkan gledek dari telapak tangannya. Selain itu, raja Taifun dari Kerajaan Bayu turut memberinya kekuatan lari secepat angin. Sejak saat itu, Sancaka tampil sebagai jagoan yang menumpas kejahatan di banyak tempat dengan kostum hitam ketat dan cawat merah. Wajahnya tertutup topeng, hanya tampak mata dan mulut, dengan sisi topeng terdapat hiasan seperti sayap burung.

2. Hit & Run


Hit & Run adalah film bergenre action comedy tentang Tegar Saputra (Joe Taslim), seorang polisi selebriti yang kemana-mana selalu diikuti kamera. Karena memiliki acara reality shownya sendiri. Tegar ditugaskan untuk menangkap Coki (Yayan Ruhian), seorang gembong narkoba yang baru kabur dari penjara. Sayangnya, di misi kali ini, Tegar yang individualis harus dipasangkan dengan Lio (Chandra Liow), seorang tukang tipu. Tegar yang terbiasa beraksi sendirian kini harus berusaha menyelesaikan misinya bersama Lio yang justru membuat susah. Aksi Tegar dan Lio mencari Coki ditemanin Meisa (Tatjana Saphira) seorang penyayi dan Jefri (Jefri Nichol).

3. FoxtrotSix Movie


Di masa depan distopia futuristik yang tidak jauh, perubahan iklim global telah membuat ekonomi dunia kacau. Hampir seluruh negara di Bumi mengalami kekacauan, tidak hanya negara-negara Eropa dan Amerika, Indonesia pun terkena imbasnya. Kekacauan ekonomi tersebut membuat bahan pangan semakin susah didapatkan karena harga yang tinggi dan makanan dianggap sebagai komoditas yang sangat berharga. Adanya krisis ini menyebabkan maraknya kriminal dan gerakan pemberontakan terhadap pemerintahan Presiden Barona (Willem Bevers) dari golongan rakyat kecil. Parlemen dan Presiden Indonesia ada dalam cengkeraman partai politik korup dan jahat bernama Piranas yang membuat keadaan makin tidak terkendali. Piranas lewat elite-elite oligarkisnya berusaha memanfaatkan keadaan global yang sedang memanas dan kacau tersebut demi keuntungan politik mereka dan memonopoli distribusi pangan di Indonesia.

2 komentar: