Minggu, 17 Mei 2020

3 FILM DRAMA INDONESIA TERBAIK 2019

Halo teman-teman, apa kabar nih? semoga baik-baik aja yaa.
Dipostingan kali ini, letteriyan mau sharing ke kalian semua 3 Film Drama Indonesia Terbaik 2019.
Dan ini pastinya menurut pendapat dan opini dari letteriyan sendiri yaaa.
Tidak usah berlama-lama lagi, langsung aja. Check It Out!

1. Imperfect


Imperfect berkisah tentang Rara (diperankan Jessica Milla) yang tak peduli dengan ejekan orang lain mengenai bentuk tubuhnya yang tidak proporsional untuk ukuran seorang perempuan seusianya. Sebab dia sudah mendengarkan hal ini sejak kecil dan menjadi terbiasa. Rara pun sangat beruntung karena memiliki pacar seperti Dika (Reza Rahadian) yang mencintai dan menerima apa adanya. Dika menganggap Rara adalah sosok yang sempurna karena memiliki hati yang baik dan lembut. Keadaan berubah ketika bos Rara (Dion Wiyoko) memintanya untuk memperbaiki penampilan jika ingin menduduki posisi manajer di kantornya. Bagi Rara ini adalah kesempatan besar, dia pun bertekad untuk menjadi perempuan kurus dan cantik seperti gambaran iklan di televisi. Namun ada harga yang harus dibayar, Rara kehilangan orang-orang yang mencintainya. Sebab pada akhirnya, dia juga memiliki sikap yang sama dengan mereka yang pernah mengejeknya.

2. Dua Garis Biru


Dara (Zara JKT48) dan Bima (Angga Yunanda) merupakan sepasang kekasih yang masih menjalani pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas. Walaupun jauh dari kata sempurna, mereka saling melengkapi dan mengisi. Keluarga dan teman-teman mereka juga mendukung hubungan Dara dan Bima. Kepercayaan orang-orang sekitar dan gejolak asmara yang sedang memuncak sepertinya membuat mereka berpikir pendek. Mereka melanggar batas pacaran yang menyebabkan Dara hamil. Tidak hanya hubungan mereka yang menjadi berbeda, perlakuan teman dan keluarga juga berubah. Mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan keluarga masing-masing.

3. Habibie & Ainun 3


Setelah film kedua lebih fokus pada kehidupan Habibie, pada film ketiga kali ini akan berfokus pada kehidupan Ainun, khususnya semasa kuliah. Film ini mengambil latar belakang waktu tahun 1950an atau saat Ainun duduk di bangku SMA dan kuliah. Saat di SMA, Ainun dikenal sebagai sosok cerdas yang menjadi pujaan di sekolahnya. “Suatu hari, kita akan bertemu di dimensi yang berbeda,” kata Ainun kepada Habibie mengawali trailer Habibie & Ainun 3. “Aku rindu kamu,” jawab Habibie dengan bahasa Jerman. Dalam sekuel ketiganya ini, Ainun berkeinginan untuk meneruskan kuliah kedokteran. Hal yang sepertinya dianggap terlalu berat, khususnya untuk perempuan. Namun Ainun tetap memasuki jurusan kedokteran. Proses awal Masa Orientasi Mahasiswa (MOS) memperlihatkan bahwa Ainun sosok yang suka melawan pada ketidakbenaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar